Kesehatan merupakan salah satu
kebutuhan dasar manusia, disamping kebutuhan akan sandang, pangan, papan dan
pendidikan. Dengan kondisi kesehatan yang baik serta tubuh yang prima manusia
dapat melaksanakan proses kehidupan untuk tumbuh, berkembang dan menjalankan
segala aktivitas hidupnya. Bertolak dari hal itu maka upaya kesehatan terpadu
(sehat jasmani, rohani dan sosial) mutlak diperlukan baik secara pribadi maupun
kelompok masyarakat untuk mewujudkan Indonesia sehat 2012. Keterpaduan upaya
kesehatan tersebut meliputi pencegahan penyakit (preventif), penyembuhan
(kuratif), pemulihan kesehatan (rehabilitatif) serta peningkatan kesehatan
(promotif).
Gaya hidup pada masyarakat Indonesia
kini lebih cenderung dan mengarah pada kemajuan “modern” yaitu manusia yang
selalu bugar dan sehat di sepanjang waktu. Salah satu cara yang murah dan mudah untuk
mencapai derajat kesehatan yang optimal adalah mencegah penyakit yaitu dengan
menjalani pola hidup sehat, berolahraga dan mengkonsumsi makanan/ minuman kesehatan.
Bagi sebagian masyarakat, makanan dan
minuman berenergi sudah menjadi suatu kebutuhan yang mutlak, terutama dalam
mengembalikan stamina setelah melakukan suatu pekerjaan yang berat atau
menambah tenaga jika ingin melakukan suatu aktivitas tertentu (Rahay, Nurhayati
Yuliarti, 2008)
. Minuman kesehatan dalam hal ini dapat menjaga kesehatan dan
stamina tubuh manusia. Industri minuman kesehatan menunjukkan pertumbuhan yang
cukup pesat seiring dengan meningkatnya tingkat kesejahteraan dan tingkat
kesadaran masyarakat terhadap kesehatan tubuh. Namun
masyarakat perlu waspada dengan produk minuman kesehatan yang dijual di
pasaran. Hal ini dikarenakan kandungan zat aditif dalam produk instan yang
tidak baik untuk kesehatan, misalnya kafein, gula dalam kadar tinggi/ pemanis buatan, gas C02, pencita rasa, pewarna, asam
fosfat, dan beberapa mineral terutama aluminium.
Kecenderungan masyarakat global untuk back to nature memberi dampak meningkatnya kebutuhan konsumsi
produk-produk dari bahan alami. Sejak
jaman dahulu, manusia sangat mengandalkan lingkungan sekitarnya untuk memenuhi
kebutuhannya. Misalnya untuk makan, tempat berteduh, pakaian, obat, pupuk,
parfum, dan bahkan untuk kecantikan dapat diperoleh dari lingkungan. Alam
dipercaya mampu membantu manusia dalam pencegahan dan penyembuhan penyakit.
Ramuan
alam yang diracik dengan tujuan penyembuhan penyakit biasa disebut dengan jamu.
Jamu secara turun temurun diwariskan oleh leluhur bangsa Indonesia dan dipercaya
masyarakat sebagai obat dalam mencegah serta menyembuhkan penyakit. Namun, seiring dengan tingginya tingkat kompetisi produk-produk sediaan
alami, jamu menjadi termarjinalkan dan terlupakan oleh masyarakat. Jamu
dianggap sebagai minuman kuno. Dengan demikian upaya konkrit untuk
mengembangkan mutu jamu yang dikenal sebagai warisan budaya bangsa dan aset
nasional perlu dilakukan.
Ada beragam jenis jamu. Salah satunya adalah jamu gendong. Produk
kesehatan yang bahan bakunya dari alam (tanaman obat) ini masih setia
melestarikan tradisi keunikannya baik dari segi cara menjajakannya, rasa, dan
khasiatnya. Ada beragam jenis jamu yang dijajakan oleh penjual jamu gendong,
diantaranya adalah jamu beras kencur, jamu kunir asam, jamu sinom, jamu cabe
puyang, jamu pahitan, jamu kunci suruh, jamu kudu laos, dan jamu uyup-uyup/
gepyokan. Begitu beragam jenis dan khasiat jamu gendong. Bahan racikan yang
digunakan merupakan bahan pilihan yang kaya akan manfaat. Akan tetapi selama
ini masyarakat hanya mengenal beberapa manfaatnya saja dan hanya sebagian saja
yang masih berminat untuk mengkonsumsinya. Hal ini dikarenakan pengetahuan masyarakat
yang kurang tentang jamu dan belum banyak yang senang dengan rasa jamu yang
pahit. Meskipun Rasa pahit yang ada pada jamu telah diupayakan
penetralisirannya yaitu dengan menambahkan pemanis seperti madu, gula jawa dan
lain sebagainya, namun rasa pahit itu masih tetap terasa.
Dengan demikian perlu dilakukan inovasi alternatif penyajian jamu
yang enak, segar dan menyehatkan dengan tidak mengurangi khasiatnya. Salah satu
alternatif yang dapat dilakukan adalah dengan membuat es krim jamu. Selama ini minuman yang paling digemari oleh
masyarakat adalah es krim. Es krim menjadi minuman idola semua kalangan
dikarenakan rasanya yang lembut, manis, segar dan nikmat. Es
krim merupakan minuman beku yang dibuat dari dairy product, seperti krim
(atau sejenisnya), digabungkan dengan perasa dan pemanis. Minuman ini terbuat
dari campuran lemak, padatan susu tanpa lemak, gula, bahan penstabil, pembentuk
emulsi, dan flavor atau citarasa (www.sahabatnestle.co.id).
Secara sederhana es krim dapat dibuat dengan mencampurkan bahan-bahan seperti
susu, gula, garam, es dan air, kemudian didinginkan.
Selama
ini, komposisi es krim yang sarat dengan energi, protein dan lemak, menyebabkan
es krim sering dianggap sebagai penyebab kegemukan (obesitas). Namun, berbeda
dengan es krim jamu. Es krim jamu merupakan minuman beku yang memiliki
karakteristik hampir mirip dengan es krim biasa, hanya saja perbedaannya adalah
es krim jamu menggunakan gula buah (fruktosa) sehingga rendah kalori dan
kolesterol. Lemak yang digunakan dalam es krim ini berasal dari lemak nabati,
yaitu margarin, sehingga tidak menimbulkan kegemukan (obesitas).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar